SMPN 19 Jakarta Selatan Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Ucapkan Syukur Siswa-Siswi Kelas IX Lulus 100 Persen

Dikabari.com | Jakarta – Biasanya kelulusan bagi siswa-siswi sekolah merupakan kegembiraan tiada tara dan ditandai dengan aksi corat coret baju dan berkonvoi di jalan raya. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk SMP 19 Jakarta Selatan.

Kelulusan 100 persen siswa-siswi salah satu Sekolah Menengah Pertama unggulan di kawasan Jakarta Selatan ini diwujudkannya dengan menggelar Tasyakuran dan Doa bersama di Gedung Lemigas di Jalan.Ciledug Raya, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis, (16/6/2022).

Ketua Komite SMPN 19 Jakarta, Lilis Komariah mengatakan bahwa kelulusan tahun ini bukanlah hal mudah bagi para murid kelas IX. Mereka terus berusaha belajar untuk menggali dan mendapatkan ilmu pengetahuan dari para guru-guru untuk bekal masa depannya karena Indonesia mengalami Pandemi Covid-19.

Namun Lilis berharap agar nilai dari pelajaran disekolah harus terus ditingkatkan sebagai persiapan masa depan murud-murid SMPN Jakarta Selatan.

“Kelulusan tahun ini memang bukanlah hal mudah, karena Pandemi Covid-19 belum hilang. Oleh karenannya, kalian harus terus bersemangat untuk terus menggapai ilmu pengetahuan untuk masadepan kalian. Buktikan bahwa para alumni SMP 19 kelak bisa bermanfaat dan ikut membangun masa depan bangsa kearah yang lebih baik,” papar Lilis Komariah berapi-api dalam sambutan pidatonya.

Sementara itu, Ketua Panitia Tasyakuran 2021-2022, Ria Apriani mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru-guru yang tanpa lelah terus membimbing dan mendidik para murid-murid sehingga dinyatakan lulus 100 persen.

“Terima kasih kepada para guru yang dengan ikhlas tanpa kenal lelah mendidik anak-anak-kami. Sehingga mereka bisa lulus dengan nilai terbaik. Untuk para guru, para siswa-siswi, orangtua siswa, selruh staf dan karyawan SMP 19 Jakarta, kami ucapkan terima kasih banyak atas sumbangsih dan kerjasamanya selama ini,” tutur Ria Apriani.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMPN 19 Jakarta Selatan, Dra. Hj. Faridah M.Pd juga berpesan kepada 359 siswa perserta didiknya yang sudah dinyatakan lulus 100 persen untuk terus menjaga nama baik lembaga pendidikan SMP 19 Jakarta. Para alumni harus memegang teguh “Ikrar Alumni SMP 19” sebagai manusia cerdas dan berakhlak yang mampu memberikan sumbangsih terbaiknya kepada bangsa dan Negara Indonesia.

“Mulai hari ini, kalian sudah sah dinyatakan sebagai alumni SMPN 19 Jakarta Selatan. Kalian harus menjadi insan yang cerdas dan berkarya dengan tetap menjaga nama baik sekolah SMPN 19 Jakarta Selatan. Buktikan bahwa kalian lulus dengan nilai terbaik yang bisa kalian gunakan untuk membangun masa depan bangsa. Mungkin, nanti atau 10 tahun kedepan kalian datang lagi ke SMPN 19 Jakarta Selatan dengan perubahan lebih baik, prestasi yang cemerlang dan lebih mumpuni,” tutur Faridah.

Acara Tasyakuran yang berjalan dengan Khidmat dan melalui protokol kesehatan ketat ini diisi dengan kegiatan ekstra kurikuler yang ada di SMPN 19 Jakarta Selatan Seperti Tari Tradisional, Tari Ratoh Jaroe dan Paduan Suara (Nineteen Choir)

Latisha, salah satu siswi kelas 9 H, alumni SMP 19 tak sanggup menahan air matanya usai duet bersama Matthew Justin Purba siswa kelas 9 J menyanyikan lagu “Jasamu Guru” yang dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh siswa-siswi kelas 9 secara bergantian.

Tak hanya mengharukan, acara tasyakuran kian bertambah ceria ketika ada penampilan spesial yang tidak terduga dari para guru-guru SMP 19 Jakarta Selatan dengan menampilkan “Drama Musikal” dengan formasi ‘ala’ala’ gaya dan kisah ‘nakal’nya anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Saking serunya penampilan kejutan itu, seluruh panitia dan peserta mendapuk para guru-guru untuk lanjut memberikan penampilan berikutnya. “We want more, we want more,” teriak panitia dan peserta yang berada dalam ruangan secara bersamaan.

“Luar biasa penampilan dari para guru-guru SMP 19 ini. Ini merupakan kejutan buat kita semua yang ada disini. Penampilan ini sungguh mengejutkan karena tak ada dalam daftar acara. Pantesan waktu para guru ditanya mau kemana, mereka hanya bilang ada rapat. Rupanya mereka berhasil mempersembahkan penampilan yang membuat kita senang dan sangat terhibur,” pungkas pembawa acara yang diikuti dengan tepuk tangan dan sorak sorai dari para peserta yang ada di ruangan.

Her

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *