Presiden Minta Kebijakan  Pembatasan Sosial Secara Besar Dikalkulasi, Baik Dari Dampak Kesehatan Maupun Sosial Ekonomi

Jakarta, Dikabari.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kebijakan pembatasan sosial secara besar. Tetapi untuk implementasinya, Jokowi meminta agar disiapkan aturan pelaksanaan yang lebih jelas. Dikalkulasi, dihitung baik dari dampak kesehatan maupun sosial ekonomi.

“Dalam menjalankan kebijakan pembatasan sosial secara besar, saya minta agar segera disiapkan aturan pelaksanaannya yang lebih jelas sebagai panduan,” ujar  Jokowi dalam siaran langsung yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3/2020).

Presiden meminta semua pemerintah daerah satu visi dengan pemerintah pusat. Maka aturan pelaksana yang disiapkan disebut Jokowi akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah. “Panduan untuk provinsi dan kabupaten dan kota, sehingga bisa mereka bisa kerja,” kata Jokowi.

“Saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan, termasuk karantina wilayah, adalah kewenangan pemerintah pusat, bukan kewenangan pemerintah daerah,” tandasnya.

Presiden Jokowi juga meminta seluruh menteri memastikan agar pemerintah pusat dan daerah memiliki kebijakan yang sama. Menurutnya, diperlukan perhitungan dalam kebijakan yang diambil.

“Saya berharap seluruh menteri memastikan pemerintah pusat dan daerah memiliki visi yang sama, harus satu visi memiliki kebijakan yang sama. Semua harus dikalkulasi, harus dihitung baik dari dampak kesehatan maupun sosial ekonomi yang ada,” kata Jokowi mengingatkan. Nargo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *