Gebrakan Kasat Lantas AKBP Tartono Gandeng Ojol dan Openg Budayakan Tertib Berlalulintas

Bekasi, dikabari.com- Suasan akrab, penuh canda terpancar dalam pertemuan para pengendara ojol (ojek online)  dan Opang (ojek pangkalan) se -Kabupaten Bekasi Cikarang  dengan  Kasat Lantas Polres Kabupaten Bekasi, AKBP Tartono,  dalam acara Sosialisasi Tertib Berlalulintas  Berkeselamatan di Jalan Kepada Milenial   di Aula Polres, Senin (2/02).

“Pak, saya berani mengakomodir teman-teman baik yang dari ojol maupun openg di lahan kosong dekat stasiun, agar tak semrawut. Saya usul kalau di lahan kosong itu diberikan tenda, untuk berteduh dan ngumpulnya pengojek,” kata Kolid, pengendara ojol, melontarkan idenya pada AKBP Tartono.

Mendengar usulan Kolid, Kasat Lantas langsung menjawab “Ya,” segera akan saya tindak lanjuti untuk memasang tenda untuk berteduh dan penumpang bertemu di titik tenda itu, sehingga tertib.” katanya.

 “Kendala-kendala  di lapangan laporkan ke anggota  dan kami akan bantu pengamanan,” tambah Tartono.

Mendengar jawaban spontan dari Kasatlantas, ratusan pengojek online pun bersorak. Karena dengan kepedulin Kasat tersebut, mereka merasa terlindungi. Bahkan Kolid berjanji tenda bantuan Kasatlantas tak hanya diperuntukan ojol saja,  tapi juga opang pun silahkan untuk bergabung.

Untuk itu, AKBP Tartono mengajak komuniktas ojol dan opang untuk ikut membantu dan peduli pada keselamatan orang banyak. “Karena membantu keselamatan orang lain sama artinya membantu keselamatan diri sendiri. Dan membantu keselamatan orang lain perlu mentaati aturan lalulintas itu dengan kesadaran, bukan karena paksaan, tapi. kesadaran itu tumbuh dari diri sendiri,” terangnya.

Kasat Lantas juga mengingatkan melapor atau menginformasikan adanya suatu kecelakaan itu sama saja sudah membantu petugas. Bukan ada kecelakaan malah menonton memarkir kendaraan dekat kecelakaan dan bikin macet. “Sukur-sukur ikut menolong korban, itu sudah punya kepedulian kemanusiaan,” sebutnya.

Silaturahmi yang dihadiri sekitar 500 pengojek itu diwarnai keakraban dan saling mengisi sehingga apa yang diharapkan untuk saling peduli dan membantu dalam berlalulintas untuk kepentingan orang banyak tercapai.

Di tengah ratusan kaum milenial, AKBP Tartono diteriaki “hidup Kasat…Hidup Kasat peduli kami,” teriak mereka.

Disamping itu Kasat Lantas AKBP Tartono memberikan himbauan, yaitu:
1. Sadar bahwa dirinya wajib mentaati aturan dengan penuh kesadaran
2. Perlu belajar road safety ( berperan aktif dalam  upaya-upaya  membangun lalu lintas yang  aman, selamat, tertib dan lancar)
3. Peduli dan mengutamakan keselamatan akan keselamatan para penumpang
4. Cek and richek kesiapan operasional kbm nya
5. Dalam group komunitas pengemudi memiliki spirit membangun budaya tertib
6. Pahami p3k dan masalah-masalah emergency lalu lintas
7. Membantu polisi ketika ada masalah-masalah kemacetan atau kecelakaan
8. Tidak parkir atau ngetem sembarangan
9. Hindari konflik anarkisme
10. Hindari mabok ugal-ugalan, kebut-kebutan dan hal-hal yang membahayakan keselamatan bagi diri kita maupun pengguna jalan lain
11. Tidak melakukan tabrak lari..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *