Sel. Des 10th, 2019

Jokowi Ikuti Keteladana Nabi Muhammad SAW, Rendah Hati Tidak Emosional

2 min read

Majalengka,  padamunegerinews.com —Mencintai Nabi Muhamad SAW bagi para pencintanya untuk membaca sholawat dan senantiasa mengapresiasi keteladanannya.

Pasangan 01 Jokowi Kyai Maruf Amin dan seluruh pendukungnya harus tetap istiqomah mengadakan Maulid dan berusaha menerjemahkan ketauladan Rasulullah sebagai sumber nilai spiritual yang mampu mendorong tegaknya nilai cinta kasih, persaudaraan, prinsip keadilan sosial, kemashlahatan dan kerahmatan semesta.

Demikian pesan Direktur Relawan Tim Kampamye Nasional (TKN) Jokowi Maruf Amin, KH. Maman Imanulhaq di hadapan jamaah Maulid Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka Jabar, Minggu (8/12/2018).

“ Karenanya, seperti Jokowi Kita harus tetap rendah hati tidak emosional dan tidak menyebar kebencian, fitnah, hoaks dan adu domba sesama anak bangsa. Itu ajaran Nabi Muhammad SAW”, pinta Maman.

Acara yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, Walikota Cirebon Nasruddin Aziz, Habib Musthofa Al-Jufri dan ribuan jamaah dari Majalengka, Sumedang, Cirebon, Kuningan dan Subang.

Sementara itu Ridwan Kamil meminta semua yang hadir untuk menjaga kerukunan.

“Jangan seperti Yugoslavia, dan Uni Soviet yang hancur berkeping jadi beberapa negara karena beda pandangan politik. Kita harus menjaga Indonesia dengan spirit ukhuwah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad: baik itu ukhuwah islamiah, ukhuwah wathoniyyah (Kebangsaan) atau insaniah (kemanusiaan)”, jelas Kang Emil mengingatkan.

Diakhir acara, seperti acara di Garut, Purwakarta, dan tempat lainnya, Maman tidak lupa mengajak jamaah untuk bersholawat sambil mengacungkan “satu jari”.

Ciri khas Timses Jokowi Amin ini yang disebut Habib Mushofa sebagai “Sholawat Satu Jari”.

“Kang Maman sangat semangat mengajak kita bersholawat agar Indonesia damai. Ayo terus mencintai Nabi, Mendamaikan Negeri. Sholawat Satu Jari ala Kang Maman ini mengingat kita agar kita tetap bersatu membangun Indonesia yang berdaulat, Mandiri dan Maju”, ujar Pimpinan Majelis Sholawat Al-Musthofa Purwakarta ini.(lintong situmorang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *